Di dalam Waduk
Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan produksi
tenaga listrik rata-rata 1.000 juta kwh setiap tahun, dikelola oleh PT. PLN (Persero).
Daerah PLTA Waduk Jatiluhur
Selain itu, bendungan Ir. H Djuanda juga memiliki pompa hidrolik. Pompa
hidrolik untuk Saluran Tarum Barat berjumlah 17 buah. Pilar pemegang pintu
pengatur untuk meneruskan aliran ke daerah Walahar beserta menaranya, berjumlah
8 buah. Sedangkan angka 45 ditunjukkan pada pembangunan pompa-pompa listrik
untuk Saluran Tarum Timur, agar lebih efisien dan efektif, dibuat miring 45
derajat.
Bendungan Djuanda memiliki menara pelimpah tipe morning glory. Menara ini
merupakan satu-satunya pelimpah di dunia yang berfungsi juga sebagai pembangkit
listrik. Menaranya terbuat dari cincin beton yang dicor dari atas ke bawah.
Sedangkan bagian pinggir menara menggunakan cincin beton. Di dalam morning
glory terdapat unit pembangkit listrik antara lain :
-
6 buah pintu air yang
berfungsi mengalirkan air ke turbin berdaya masing-masing 31 Mega Watt.
-
2 buah hollow jet dengan
5% bukaan dan berkapasitas 270 m3 per detik.
Bendungan Ir. H. Djuanda memiliki 2 buah pelimpah, yakni pelimpah utama
yang berada di bendungan utama dan pelimpah bantu yang berada di Bendungan
Pelana Ubrug. Pelimpah utama memiliki desain yang unik, yang mengacu pada
bentuknya dinamakan pelimpah tipe Morning Glory. Pelimpah ini berbentuk menara
yang berada di bagian udik bendungan (lihat foto kiri), dengan tinggi 110 m,
diameter terluar 90 m, elevasi mercu pada +107 m, dan panjang mercu pelimpah
151,5 m. Memiliki 14 buah jendela dengan kapasitas maksimum 3.000 m3/s pada
elevasi banjir maksimum.
Mengapa pelimpahnya disebut morning glory? Morning
Glory adalah nama umum untuk species Convolvulaceae, keluarga tanaman semusim,
tumbuh di daerah hangat, khususnya di daerah tropis Amerika dan Asia. Di
Indonesia bunga jenis ini biasa disebut bunga kecubung atau bunga terompet
(foto kiri merupakan salah satu bunga terompet – blue star). Pelimpah jenis ini
disebut morning glory karena bentuknya mirip dengan bunga kecubung. Disamping
dikenal sebagai pelimpah morning glory, dikenal juga sebagai pelimpah bell-mouth,
karena mirip dengan mulut lonceng
Morning Glory
Peran dan manfaat bendungan Ir. H Djuanda anatar lain sebagai berikut:
a.
Penyediaan air minum, industri, dan
pengglontoran terutama untuk kota Jakarta serta daerah lainnya dalam yurisdiksi
Perum Otorita Jatiluhur.
b.
Penyediaan air irigasi secara teratur
bagi areal persawahan seluas 260.000 Ha di dataran Utara Jawa Barat dengan 2 kali panen
setahun.
c.
Pembangkitan tenaga listrik dengan
daya terpasang 6 x 25.000 kW, disalurkan ke Bandung dan Jakarta melalui Saluran
Udara Tegangan Tinggi 150 kV. Produksi tenaga listrik rata-rata adalah sebesar
850 juta kWh setahun.
d.
Pengendalian yang setiap tahun selalu
melanda daerah Karawang dan daerah subur lainnya.
e.
Pengembangan perikanan darat, di mana
dengan adanya waduk, usaha perikanan danau diperkirakan dapat menghasilkan 800
ton ikan setahun, di samping perikanan dalam kurungan terapung dengan hasil
1200 ton setahun.
f.
Pengembangan dan pariwisata, di mana
bendungan serta danau seluas 83 km2 dengan keindahan alam sekitarnya
akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dan penggemar olahraga air.
Dalam
rangka pengembangan pariwisata nasional, pemerintah telah menetapkan Jatiluhur
sebagai daerah tujuan wisata. Sebagai konsekuensinya, diperlukan peningkatan
fasilitas dan atraksi pariwisata Jatiluhur seperti pengembangan hotel,
vila-vila, lapangan golf, marina, ski air serta pusat olahraga dan rekreasi
lainnya baik di darat maupun di air.
-----------------------------------------------------------------------------------------
Itu dia cerita seputar Waduk Jatiluhur (dari berbagai
sumber). Nah sekarang, inilah kondisi eksisting Waduk Jatiluhur pada Tanggal 12
November 2011 ^^
(bersih yaa...)
(ternyata kotor juga...)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Daerah di waduk Jatiluhur cukup panas
(apalagi dibandingkan dengan Bandung), dan apalagi kami ke sana tengah hari
bolong, makin terasa panasnya. Oleh karena itu para mahasiswa pun serta merta
membuka payung mereka (termasuk saya) agar tidak kepanasan. Fiuuuhh
Di sana kami di beri penjelasan oleh
Pak Sri Legowo (salah satu dosen Irigasi dan Bangunan Air (kelas1)), diberi
penjelasan juga oleh “petugas yang ada di sana (pada saat awal kami baru
datang).
Dannn, waktu berkunjung ke Waduk
Jatiluhur pun habis. Kami melanjutkan perjalanan ke Bendungan Curug. Melaju ke
tempat Bendungan Curug (brmmm, brmmm “naik bus”), setelah beberapa lama,
akhirnyaaa, sampailah kami di daerah Bendungan Curug ^_^
------------------------------------------------------------------------------------------
BENDUNGAN CURUG
Bendung
Curug terletak di Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Latar
belakang dibangunnya bendung Curug ini adalah untuk mengatasi beberapa
permasalahan akibat dibangunnya bendungan Jatiluhur. Pembangunan bendungan
Jatiluhurmemiliki 3 misi utama yaitu: untuk pemenuhan pengairan, air baku, dan
untuk pembangkit tenaga listrik. Pembanguan PLTA mengharuskan tinggi jatuh 80
meter sehingga di hilir bendungan muka air dibuat serendah mungkin. Akibatnya
untuk keperluan irigasi, air minum, serta penggelontoran dil dibutuhkan proses
pemompaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibangunlah bendung
Curug. Di bendung Curug air dipompakan untuk daerah pengairan Tarum Barat dan
Tarum Timur.
Beberapa fasilitas yang ada di Bendungan Curug adalah
sebagai berikut :
·
Pompa Listrik
Pompa listrik untuk Saluran Tarum Timur ada 6 unit, teridiri dan
4 unit dengan kapasitas @ 17,50 m3/dt dan 2 unit dengan kapasitas @ 10,00 m3/dt. Untuk meninggikan muka
air setinggi 4 meter
Pompa listrik
·
Pompa Hidrolik
Dikenal sebagai pampa hidrolik Soediyatmo dengan jumlah 17 unit dan kapasitas @ 5,50 m3/dt. Pompa ini digunakan untuk
meninggikan muka air setinggi 2 meter, dan disalurkan ke Saluran Tarum Barat
Pompa Hidrolik
· Pintu pembuang
Untuk membuang air buangan pada pipa
Sediatmo
Pintu Pembuang
Peran dan manfaat bendungan Curug antara lain sebagai
berikut:
-
Penyediaan air untuk
irigasi teknis.
-
Pembangkitan tenaga
listrik untuk menghidupkan pompa.
-
Pengendalian banjir yang
melanda daerah subur di pantai Utara
Jawa Barat dapat dikurangi.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Nah, ini dia kondisi eksisting
Bendungan Curug pada Tanggal 12 November 2011 ^^
Sekilas tampak seperti daratan yang
ditutupi rumput dan tumbuh-tumbuhan. Jangan salah. Sebenarnya tumbuhan tersebut
adalah eceng gondok yang menutupi aliran air. (Kalo ada bola jatuh jangan langsung “nyemplung” ke sana, bahaya).
Tampilan bisa menipu.
*Gambar di atas sama dengan gambar sebelumnya. Bandingkan*
Pada saat kami ke sana, eceng gondok
tersebut sedang dibersihkan menggunakan alat berat. Banyak sekali eceng
gondoknya sehingga menutupi air di sana, dan terlihat seperti daratan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Foto tersebut adalah ikan yang sudah mati yang ada di
Bendungan Curug. Di sana banyak sekali ikan-ikan mati yang sudah mengering
“terdampar” di daratan sekitar Bendungan Curug. Menurut seseorang, ikan
tersebut merupakan ikan yang terdampar di daratan pada saat banjir di sekitar
Bendungan Curug. Terdampar, terkena terik matahari selama beberapa lama,
sehingga ikan tersebut akhirnya mengering di daratan tersebut.
Ada beberapa teman yang iseng juga melempar ikan tersebut
ke teman lainnya, sehingga teman tersebut kaget. Hahaha. Ada2 saja.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Setelah dari Bendungan Curug, kamipun pulang ke kampus
kami.
Yak, inilah perjalanan kulap kami untuk mata kuliah
Irigasi dan Bangunan Air. Seru, walaupun capek juga.
Oiya, dan yang tidak mungkin ketinggalan saat para mahasiswa
kulap a...da....lah......
Foto-foto!!
tentu saja sebagai kenang-kenangan, dan juga sebagai salah satu tugas untuk LAPORAN
KULAP. Yaitu foto bangunan air yang ada di Waduk Jatiluhur dan Bendungan Curug.
Terimakasih teman2
Sipil 2009, Pak Sri Legowo, Pak Joko Nugroho, petugas yang ada di Waduk
Jatiluhur (ato bosnya mungkin), bus yang mengantar kami, sopirnya, dll,
pokoknya semuanyaa ^^
Thanx aLL :D
(Video kuliah lapangan sipil 2009, by Wafi Aljamili)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber :
*Laporan Kulap Kar’s (dari berbagai sumber di
internet :
*Slide
KULAP Pak Agung
*Pak
Sri Legowo, (saat kuliah lapangan)
*Foto dari Delin,
Fristy, Ella, Cella, intrnt, dll
No comments:
Post a Comment